Rabu, 24 Juni 2015

Peralatan Duplikasi Dokumen Kantor



Peralatan Duplikasi Dokumen Kantor
Disusun oleh:
Rizkita Cahya Henviana
135254029
D4 Administrasi Bisnis


Absctract

Along with the times are getting faster, requires almost all office work using digital technology to support the activities of a company. Most jobs require a quick processing to support the efficiency and effectiveness of a company. The rise of digital technology gives a major influence on the speed of work for these companies. Any company of its form, whether it large or small companies, whether it public and private institutions, can not be separated from an activity called multiplication activities. Activity multiplication or duplication of documents, able to facilitate the activities of an office, as well as facilitate the delivery of information. Duplication of documents is an attempt to reproduce a document by making a copy taken from the original document so that the status of its use becomes different from the original document but it contains exactly the same content as the original document. To find out more about duplicating machines we must first understand the function of doubling the document to be used as appropriate. This journal discusses duplication equipment in the office, following a variety of duplication tools, namely: Photocopy, Stencil Machine, Risograph, Offset, typeset Duplicators, Printer, Scanner, Thermocopier, and Facsimile. To be able to determine where the duplicate machine suitable for use in the office then we must first consider the specifications of the duplicate machine and adapted to the needs of the office.
Keyword : duplication, multiplication, machine



PENDAHULUAN

Seiring perkembangan zaman yang semakin cepat, mengharuskan hampir seluruh pekerjaan kantor menggunakan teknologi digital untuk menunjang kegiatan suatu perusahaan. Kebanyakan pekerjaan membutuhkan pengerjaan yang cepat untuk mendukung efisiensi dan efektifitas suatu perusahaan. Maraknya teknologi digital memberi pengaruh besar terhadap kecepatan pekerjaan bagi perusahaan tersebut. Perusahaan apapun bentuknya, baik itu perusahaan besar atau kecil, baik itu lembaga pemerintah maupun swasta, tidak lepas dari suatu kegiatan yang disebut dengan kegiatan penggandaan. Kegiatan penggandaan dokumen, mampu memperlancar kegiatan suatu kantor, serta mempermudah penyampaian informasi.
Kegiatan penggandaan dokumen sudah tidak asing lagi saat ini. Fungsi nya pun sudah menjadi hal yang sangat dibutuhkan untuk berbagai hal, khususnya pekerjaan kantor. Sejak adanya mesin pengganda, kebutuhan kantor menjadi tersedia dengan semakin mudah dan cepat, misalnya; materi rapat dapat dicetak sebanyak peserta rapat. Proses penggandaan yang praktis pun semakin membuat mesin pengganda sangat dibutuhkan oleh berbagai jenis organisisasi. Selain keuntungan nya sebagai alat pembantu pekerjaan kantor menjadi lebih cepat dan mudah, mesin ini pun dilihat lebih hemat dalam segi biaya bila digunakan dengan efektif dan efisien. Walaupun tak dapat disangkal, mesin pengganda merupakan peratalan yang mengalami penyusutan, maka dari itu pemeliharaan mesin pengganda sangat dibutukan untuk menjaga ketahanan dan produktifitasnya.

Dokumen

Dalam kehidupan sehari-hari banyak sekali kegiatan yang merupakan kegiatan penggandaan, baik itu penggandaan dokumen tertulis maupun penggandaan dokumen tidak tertulis. Dengan adanya mesin pengganda ini diharapkan pekerjaan dapat diselesaikan dengan cara yang lebih efektif dan efisien.
Agar kita dapat mengetahui berbagai cara yang dapat digunakan untuk menggandakan dokumen dan berbagai alat untuk menggandakan dokumen sesuai dengan jenis dokumennya, maka kita perlu mengetahui berbagai jenis dokumen.
Berikut ini beberapa jenis dokumen :
a.       Dilihat dari segi pemakainya :
·         Dokumen pribadi
·         Dokumen niaga
·         Dokumen sejarah
·         Dokumen pemerintah
b.      Dilihat dari segi kegunaannya :
·         Nilai penerangannya
·         Nilai yuridis
·         Nilai perdagangan
·         Nilai historis
c.       Dilihat dari sumbernya :
·         Dokumen yang bersumber dari segi pemerintah
·         Dokumen yang bersumber dari swasta
·         Dokumen yang bersumber dari kontrak dagang
·         Dokumen yang bersumber dari aktivitas lembaga persurat kabaran
·         Dokumen yang bersumber dari perseorangan.
d.      Dilihat dari segi fungsinya :
·         Dokumen dinamis
·         Dokumen aktif
·         Dokumen semi aktif
·         Dokumen inaktif
·         Dokumen statis
e.       Dilihat dari segi penelitian :
·         Dokumen primer
·         Dokumen sekunder
·         Dokumen tertier
f.       Ditinjau dari ruang lingkup atau bentuk :
·         Dokumen literal
·         Dokumen korporal
·         Dokumen privat

            Dengan mengetahui jenis-jenis dokumen tersebut maka diharapkan kita dapat menentukan dengan tepat cara dan mesin penggandaan yang akan digunakan.

Pengertian Duplikasi
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata duplikasi /dup·li·ka·si/n berarti perangkapan; perulangan; keadaan rangkap. Sedangkan menurut Harmon Chaniago, “Duplikasi adalah pembuatan salinan diambil langsung dari sumber yang sama dengan master (sama2 orijinal, hanya statusnya penggunaan yang berbeda)”. Kata duplikasi memiliki arti yang sama dengan penggandaan. Menurut Zain (2012) “Mesin pengganda dokumen merupakan mesin yang di gunakan untuk membuat, memperbanyak atau menggandakan suatu dokumen sesuai dengan jumlah kebutuhan.”
Berdasarkan uraian dari sumber-sumber tersebut, penulis menyimpulkan bahwa duplikasi dokumen dapat diartikan menjadi usaha memperbanyak suatu dokumen dengan membuat salinan yang diambil dari dokumen asli sehingga status penggunaan nya menjadi berbeda dengan dokumen asli namun memuat isi yang sama persis dengan dokumen aslinya.
  
Fungsi Duplikasi

Suatu organisasi yang besar ataupun kecil pasti memiliki dokumen yang dihasilkan oleh organisasi sendiri maupun yang didapat dari pihak luar organisasi. Dokumen-dokumen tersebut sangat menunjang kegiatan suatu perkantoran dan selalu memiliki beberapa salinan yang dipergunakan sebagai arsip organisasi. Adapun fungsi dari duplikasi dokumen bagi suatu kantor, antara lain :
1.        Pekerjaan administrasi kantor menjadi efektif dan efisien dalam segi waktu dan tenaga.
2.        Memudahkan pertukaran informasi antar divisi dalam kantor.
3.        Menjaga keamanan dokumen asli dari resiko hilang ataupun rusak.

Pertimbangan Pemilihan Peralatan Duplikasi
Agar kegiatan perkantoran dapat lebih optimal, diperlukan adanya mesin duplikasi. Dengan adanya mesin duplikasi, kegiatan perkantoran bagian administrasi dan kesekretariatan akan menjadi efektif dan efisien. Mesin duplikasi memiliki berbagai jenis dengan fungsi yang berbeda-beda.  Oleh karena itu dalam memilih peralatan duplikasi terdapat beberapa pertimbangan yang disimpulkan dari Chaniago (dalam Manajemen Kantor), yaitu :
1.      Jumlah salinan yang diperlukan suatu kantor.
2.      Biaya pembelian, operasional, dan pemeliharaan mesin duplikasi.
3.      Kemudahan mengoperasikan mesin duplikasi.
4.      Ketersediaan suku cadang ataupun jasa layanan service terhadap mesin duplikasi
5.      Kualitas hasil salinan.
6.      Kecepatan pengerjaan penyalinan.
Mesin – Mesin Duplikasi
            Mesin-mesin duplikasi terlah marak digunakan seiring berkembangnya kebutuhan kantor yang semakin serba cepat. Dibawah ini merupakan macam-macam mesin duplikasi:
a)      Photocopy
b)      Stencil Machine
c)      Risograph
d)      Offset
e)      Duplikator Typeset
f)        Printer
g)      Scanner
h)      Thermocopier
i)        Faximile


a)      Photocopy

Photocopy merupakan mesin pengganda yang paling banyak digunakan saat ini. Menurut Putro W (1999)  “Mesin foto copy adalah suatu alat untuk menyalin kembali dokumen atau ilustrasi dengan menggunakan cahaya, panas, bahan kimia, atau muatan listrik statis”. Mesin ini berfungsi untuk menyalin kembali suatu dokumen asli yang akan diperbanyak dengan bantuan cahaya, panas, bahan kimia berupa tinta, dan muatan listrik statis yang menghasilkan salinan baru.
Pada tahun 1939 seorang ahli fisika Amerika Serikat bernama Chester F. Carison menemukan proses duplikasi naskah dengan menggunakan energi listrik statis yang diberi nama xerography yang berarti tulisan kering dari bahasa yunani, lalu mesin ini diberi nama Xerox. Pada tahun 1951, mesin photocopy ini diproduksi secara besar-besaran oleh Haloid Corporation yang mengubah nama mesin fotokopi pertama ini menjadi Xerography. Nama xerography menjadi komersial setelah diadopsi oleh Xerox Corporation.
Seiring dengan perkembangan teknologi, mesin photocopy terys disempurnakan sehingga pada akhirnya bias menggandakan dokumen tidak saja menjadi salinan hitam putih tetapi bias pula digandakan berwarna sesuai dengan asli nya. Kecepatan dalam menggandakan dokumen pun semakin bertambah.

Fitur Istimewa dari Mesin Photocopy
Menurut Fruehling (1987) “Coppiers differ markedly in the kinds of special features and capabilities they can offer to save money and produce copies suited to the needs of most business offices”. Berikut ini adalah beberapa fitur istimewa dari mesin photocopy, yaitu:

·         Reduction and Enlargment
Mesin photocopy saat ini sudah dapat menyalin gambar ataupun dokumen untuk di perbesar maupun diperkecil dari ukuran aslinya. Di perkantoran, fitur ini dapat digunakan untuk menjadikan dokumen atau gambar menjadi lebih menarik dan mudah untuk dibaca ataupun dilihat dari jarak jauh (misalnya saat rapat). Disisi lain, dengan memperkecil dokumen atau gambar dari kertas berukuran besar menjadi kertas berukuran standar akan memudahkan penyimpanan dokumen tersebut.
·         Color
Dengan fitur ini, warna pada hasil penyalinan mesin photocopy tidak lagi hanya hitam putih, melainkan dapat menghasilkan salinan dari dokumen berwarna. Selain itu, kualitas warnanya pun dapat menjadi high-quality color copies dari gambar foto.
·         Automatic Document Feed
Kemampuan untuk mengisi kertas secara otomatis dari setumpuk dokumen asli dan ditempatkan dalam baki pemasok
·         Collating
Kemampunan menyusun dokumen salinan sehingga berurutan secara otomatis dengan menumpuk set halaman ke dalam pemasok yang terpisah
·         Stapling
Merapikan suatu set dokumen secara otomatis
·         Duplex Copying
Beberapa mesin fotokopi mampu menyalin duplex, atau menyalin pada kedua sisi lembaran kertas secara otomatis. Ini menghemat uang untuk pengusaha dengan mengurangi pada penggunaan kertas, biaya, dan tempat penyimpanan.
Jenis – jenis mesin photocopy secara umum berdasarkan ukurannya, mesin photocopy bisa dibedakan menjadi tiga, yaitu:
·         Mesin photocopy kecil (Portable), ciri – cirinya yaitu mudah dijinjing, kecepatan menyalin 5 – 10 lembar per menit, dengan ukuran kertas A4.
·         Mesin photocopy sedang (Standar), berat mesin kurang lebih 70 kg kecepatan menyalin 5 – 10 lembar per menit, dengan ukuran kertas A3 dan B4.
·         Mesin photocopy sedang, berat mesin di atas 70 kg kecepatan menyalin minimal 3 lembar per menit, dapat memperbesar dan memperkecil, menggandakan pada kertas berwarna, serta dilengkapi dengan alat sortir papan dokumen otomatis.

b)     Mesin Stensil

Mesin stensil tidak lain adalah mesin penghasil dokumen terbentuk lembaran dalam jumlah banyak dengan menggunakan pembantu “kertas master” yang disebut dengan stensil sheet atau sit stensil. Bila dua warna atau lebih diperlukan pada salinan akhir, stensil yang terpisah harus dibuat dan penduplikasian yang terpisah harus dijalankan untuk setiap warna.
Duplikator stensil mampu menghasilkan salinan hingga 4000 lembar. Stensil dapat disimpan dan digunakan kembali bila ditangani dengan baik. Duplikator stensil kerap dibatasi untuk memproduksi salinan pada kertas isap yang agak tebal. Model kertas ini cocok untuk jenis laporan, spesifikasi, daftar harga, tetapi krang cocok untuk catalog dan formulir.
Terdapat 2 macam mesin stensil, yaitu mesin stensil manual dan mesi stensil listrik. Terdapat pula model dengan bantalan datar, yang merupakan jenis duplikator stensil termurah dan memadai bila volume kerja yang harus dilakukan sedikit.
a)      Mesin stensil manual
Mesin stensil manual dapat digunakan untuk menggandakan warkat/surat dengan jenis kertas seperti HVS, duplicator, roneo dan sebagainya.
Ciri-ciri mesin stensil manual:
1.      Tenaga pengerakknya menggunakan tenaga manusia
2.      Komponen dan cara kerja mesin bersifat mekanis
3.      Tinta yang digunakan adalah tinta stensil warna hitam
4.      sheet yang digunakan bisa sheet stensil, sheet scanner, atau stensil cutter sebagai sheet master
5.      ukuran kertas maksimum adalah kertas folio (8,5 x 13 inci atau 21,5 x 33 cm)
Komponen mesin stensil manual :
1. Silinder tinta (ink cylinder)
·         Penjepit sheet stensil (stencil fitting bar)
·         Kain penyaring tinta (ink screen)
·         Plat baja (steel band)
2. Kerangka mesin
·         Pintu tinta (inker door)
·         Pompa tinta (ink pump)
·         Alat penghitung (counter)
·         Pengatur tinta (ink control)
·         Engkol (handle)
·         Pengatur posisi cetakan (copy positioning)
·         Pengungkit pencetak (print lever)
·         Pengatur pemasukan kertas (feed contril)
3. Penutup mesin
·         papan kertas (feed bord)
·         penahan kertas (back guide)
·         papan penerima (receiving board)
·         penuntun kertas (paper guide)

b)     Mesin stensil listrik
Berfungsi sama seperti mesin stensil manual, yaitu untuk menggandakan warkat dengan sheet stensil. Penggunaan mesin stensil listrik memiliki beberapa keuntungan (dibandingkan mesin tik manual) antara lain:
·         Hasil penggandaan tampak lebih bagus
·         Pengoperasian mesin lebih mudah
·         Tinta yang digunakan lebih irit
·         Tenaga yang diperlukan lebih ringan.
·         Mesin Spirit Duplicator (mesin Stensil Spritus)

c)      Scanner

Scanner adalah suatu alat elektronik yang fungsinya mirip dengan mesin fotokopi. Mesin fotocopy hasilnya dapat langsung dilihat pada kertas sedangkan scanner hasilnya ditampilkan pada layar monitor komputer dahulu kemudian baru dapat dirubah dan dimodifikasi sehingga tampilan dan hasilnya menjadi bagus yang kemudian dapat disimpan sebagai file text, dokumen dan gambar.
Bentuk dan ukuran scanner bermacam-macam, ada yang besarnya seukuran dengan kertas folio ada juga yang seukuran postcard, bahkan yang terbaru, berbentuk pena yang baru diluncurkan oleh perusahaan WizCom Technologies Inc. Scanner berukuran pena tersebut bisa menyimpan hingga 1.000 halaman teks cetak dan kemudian mentransfernya ke sebuah komputer pribadi (PC). Scanner berukuran pena tersebut dinamakan Quicklink.
Pada saat ini banyak sekali scanner yang beredar di dunia dengan berbagai merk pula, Di antaranya scanner keluaran dari Canon, Hewlett Packard ( HP ), EPSON, UMAX dan masih banyak lagi.
Perbedaan tiap scanner dari berbagai merk terletak pada pemakaian teknologi dan resolusinya. Pemakaian teknologi misalnya penggunaan tombol-tombol digital dan teknik pencahayaan.
Cara kerja Scanner :
Ketika menekan tombol mouse untuk memulai Scanning, yang terjadi adalah :
·         Penekanan tombol mouse dari komputer menggerakkan pengendali kecepatan pada mesin scanner. Mesin yang terletak dalam scanner tersebut mengendalikan proses pengiriman ke unit scanning.
·         Kemudian unit scanning menempatkan proses pengiiman ke tempat atau jalur yang sesuai untuk langsung memulai scanning.
·         Nyala lampu yang terlihat pada Scanner menandakan bahwa kegiatan scanning sudah mulai dilakukan.
·         Setelah nyala lampu sudah tidak ada, berarti proses scan sudah selesai dan hasilnya dapat dilihat pada layar monitor.
·         Apabila hasil atau tampilan teks / gambar ingin dirubah, kita dapat merubahnya dengan menggunakan software-software aplikasi yang ada. Misalnya dengan photoshop, Adobe dan lain- lain. pot scanned.

d)     Risograph
Risograph adalah sistem cetak digital dengan kecepatan tinggi yang diproduksi oleh Kagaku Riso Corporation dan dirancang terutama untuk pencetakan volume tinggi dan fotokopi. Mesin Risograph sering disebut dengan RISO Printer-Peniru, karena penggunaan umum mereka sebagai jaringan printer serta berdiri sendiri duplikator.
Mesin risograph berfungsi untuk membuat copy untuk jumlah yang besar dengan menggunakan master copy, dapat memperbesar dan memperkecil, serta dapat merubah warna sesuai keinginan.
Keunggulan dari mesin ini yaitu :
·         Berkemampuan sampai 120 lembar per menit
·         Dapat mengkopi dengan menggunakn kertas tipis
·         Dapat memperbesar atau memperkecil, menggabung dua original dan tintanya dapat diganti warna
·         Efisien untuk menggandakan dan tanaga listrik yang diperlukan kurang dari 500 watt.

e)      Thermocopier
Mesin Thermocopier disebut juga thermofax atau transparancy maker.Master spirit duplikator yang dibuat dengan thermocopier ada dua macam, yaitu sebagai berikut:
1.      Thermo master unit, terdiri atas master dan karbon yang dapat dilumerkan bentuknya hampir menyerupai stensil sheet.
2.      Super thermo master unit, teridir atas karbon yang dapat dilumerkan dan master yang terbuat dari acetat tembus pandang. Master ini selain digunakan sebagai master spirit duplikator, juga dapat digunakan sebagai transparasi OHP.
Ciri-ciri thermocopier yaitu :
·          Digerakkan dengan tenaga listrik
·         Bekerja dengan sistem penyinaran suhu tinggi
·          Menggunakan master thermal khusus
·         Mengkopi ukuran A4 (210 x 297 mm)

f)       Offset
Offset berasal dari kata set-off (beralih), dimana lapisan tinta yang ada di pelat cetak tidak langsung dialihkan ke permukaan bahan cetak tetapi diberikan dulu kepada sebuah blanket sebagai perantaranya. Offset adalah mesin cetak yang menggunakan master yang disebut plate dengan proses pemindahan huruf ke blanket. Karena proses peralihan tadi, maka dalam mesin cetak offset setidaknya terdapat tiga buah silinder utama, yaitu silinder pelat, silinder blanket, dan silinder impresion.
Macam – macam mesin offset :
Dilihat dari bentuk dan  kemampuannya, mesin offset dibedakan menjadi tiga macam,
yaitu:

a.    Offset kecil
http://mesincetak.files.wordpress.com/2010/07/mini-offset-mb-2000-3.jpg
Mesin ini bentuknya kecil, dengan kemampuan mencetak maksimal pada kertas ukuran A3 (297 x 420 mm). Karena bentuknya kecil, sedikit lebih besar dari mesin stensil, sering disebut mini offset atau dekstop mini offset.
b.    Offset sedang
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhcZxVC6i8oYHow-w6rsr8wpXDj-3-6rSe3vsVCdxcxkh2oz9TtPnDpkxFx-w9KH3BQ-F41gu_1cSaRhAVsHN12SevqDMECVFEj8MGXxKJJiiO6_xH4hMMwWhy2UfU63IJ44psWudBGGdYD/s1600/mesin-cetak-offset.jpg
Mesin ini bentuknya lebih besar dan mampu menceak kertas ukuran double folio. Karena bentuknya agak besar, mesin ini diletakkan di lantai dan diberi alas meja (dekstop) seperti mini offset.
c.     Offset besar
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgl21pjw8rkIAxTjdG4zT1itRtbsMT252HjK1aUn8qBtcal1ZB1zKK8zgFxc6hUUvSsOELauwSK6CYAtt5nZa7HiI-8EBvfUL1dN0ioWPL1yhxUKZwsJO_OmFVWp0gLl95Fi-gXYKauvPiC/s1600/426212_pz4650.jpg
Mesin ini bentuknya besar dan mampu mencetak pada kertas ukuran A1 (841 x 594 mm) dan A0 (1189 x 841 mm). Mesin ini umumnya terdapat di perusahaan percetakan yang cukup besar atau pada percetakan surat kabar.

Kelebihan Mesin Cetak Offset
antara lain adalah:
·         Untuk hasil cetak pada jauh lebih tahan lama dan tidak cepat pudar warnanya daripada menggunakan mesin digital printing.
·         Dengan menggunakan mesin ini kita dapat mencetak di kertas yang tipis seperti Buku Nota, HVS dan lainnya.
·         Untuk Harga cetak dalam jumlah yang banyak akan jauh lebih murah dibandingkan menggunakan mesin digital printing.
·         Kita juga dapat menggunakan tinta berwarna Emas dan Silver serta apabila kita mencetak dengan warna gradiasi Abu-abu maka hasilnya akan lebih akurat daripada menggunakan mesin digital printing.

g)      Duplikator Typeset
http://museumvictoria.com.au/collections/itemimages/253/502/253502_Large.jpg
Duplikator typeset adalah mesin cetak kecil yang menggunakan jenis letterpress. Proses pengetikan setting berjalan lambatlukan ketarmpilan tertentu, tetapi menghasilkan cetakan berkualitas tinggi.
Typesetting memberikan hasil yang berkualitas tinggi dan memiliki berbagai macam pilihan huruf. Peralatan ini semakin menjadi bagian dari kantor yang terpadu.
Kita bisa membedakan 4 jenis typesetter, yaitu:
·         Photo-mechanical photo typesetter
·         Digital photo typesetter
·         Laser digital photo typesetter
·         Laser digital typesetter 

h)     Faximille
Menurut Chaniago (2013), Faximile adalah alat mengiriman surat atau dokumen secara langsung melalui saluran telepon, dan penerimaan dari pengiriman itu dapat diterima langsung oleh penerima dengan mendapatkan cetakan yang mirip dengan aslinya pada mesin fax yang digunakan.

Jenis-jenis Fax

·         Telephone Fax
Untuk mentrasfer data, pengirim harus menghubungi penerima terlebih dahulu untuk mengaktifkan alat fax sehingga alat dapat tersambung. Jika jalur tidak digunakan, tombol fax/telepon sangat berguna. Tombol ini dapat menentukan suatu panggilan fax atau telepon. Jika fax yang diterima tombol akan mengaktifkan alat fax untuk menerima dokumen. Jika panggilan suara maka telepon akan berbunyi secara normal.
·         Internet Fax
Menggunakan internet untuk mengirim data dari satu lokasi ke lokasi lain. Biaya yang harus di bayar hanya pada penggunaan internet nya saja. Untuk menggunakan internet fax harus terdapat pc dan printer. Data dapat diterima melalui e-mail dan penerima dapat mencetak data yang diterima dengan printer.
·         Broadcast Fax
Penggunaan broadcast fax diperlukan saat suatu dokumen harus dikirim ke beberapa penerima sekaligus, hal ini dapat dilakukan pada telephone fax maupun internet fax.

i)        Printer

Printer merupakan mesin pencetak yang paling praktis dan sering digunakan. Alat ini dapat beroperasi apabila dihubungkan dengan komputer. Alat pencetak (printer) menghasilkan cetakan yang lebih berkualitas dan terang sesuai dengan kebutuhan yang diinginkan.
Ada beberapa jenis printer, antara lain:
a.    Matriks
Pencetak ini  menubrukkan sekelompok titik kecil ke atas kertas sehingga bergabung membentuk karakter.  Kualitasnya umumnya tidak terlalu baik, tetapi lazim digunakan. Pencetak matriks dengan kepadatan ganda (double density) menggunakan struktur bintik yang lebih halus sehingga menghasilkan karakter dengan kualitas yang lebih baik.
b.    Pancaran tinta dan laser
Keduanya adalah sistem yang mencetakkan tinta pada halaman tanpa mambentur kertas.
c.     LCD/citra elektronis
Alat ini pada dasarnya merupakan mesin fotokopi yang “menyalin” secara elektronis informasi yang tersimpan dan sering disebut “mesin fotokopi inteligen”. Mesin ini menggunakan sinar laser yang dikendalikan oleh pengolah data, dengan menempatkan citra karakter pada drum penyalin. Mesin ini baru, tetapi memiliki potensi besar karena mampu menghasilkan kualitas yang baik dengan kecepatan tinggi dan juga dapat mengopi bahan-bahan yang biasa.
d.    Pengumpan pencetak
Pengumpan tunggal, gravitasi atau geser baik untuk aplikasi pengolah kata untuk surat tunggal, tetapi agak lambat untuk penggunaan dalam jumlah besar. Untuk pengumpan lebar-ganda diperlukan:
a)   Pengumpan traktor
Pengumpan traktor memiliki kertas yang terlipat seperti kipas dengan lubang pada kedua sisinya yang menyangkut pada mekanisme gigi roda untuk memegang kertas sementara kertas itu bergerak melewati pencetak. Lembaran tersebut dapat dirobek pada garis lipatannya setelah pencetakan. Ini pada dasarnya lebih murah dan dapat diandalkan, tetapi memerlukan kertas khusus.
b)  Pengumpan lembaran
Pengumpan lembaran adalah wadah bertutup yang menyimpan ratusan atau lebih lembaran kertas atau amplop dan mengumpan lembaran tersebut satu demi satu ke dalam pencetak. Alat ini lebih mahal, tetapi lebih tidak merepotkan dibandingkan pengumpan traktor.





KESIMPULAN
Untuk menunjang pekerjaan kantor yang sekarang ini harus serba efektif dan efisien dibutuhkan adanya mesin duplikasi. Mesin duplikasi  berperan penting dalam kegiatan kantor pada umumnya dan kegiatan administrasi pada khususnya. Setiap individu di kantor harus memahami mampu mengoperasikan mesin duplikat ini. Kemampuan dalam mengoperasikan mesin duplikasi saat ini sudah lebih praktis dan canggih sehingga mudah untuk dimengerti dan dipahami cara kerja nya. Dengan kemampuan ini diharapkan seluruh aspek dalam kantor dapat mengerjakan penduplikasian dokumen sehingga dapat memudahkan kesinambungan pekerjaan kantor. Selain itu, kemampuan ini pun dapat meminimalisir kerusakan suatu mesin duplikasi karena dengan kemampuan ini seseorang dapat memelihara kondisi mesin duplikasi dan mengerti cara menanggulangi kerusakan-kerusakan kecil yang biasa terjadi

Daftar Pustaka

Chaniago, H. (2013). Manajemen Kantor Kontemporer. Bandung: CV Akbar Limas Perkasa.
Chaniago, H. (n.d.). Peralatan Duplikasi. In Manajemen Perkantoran.
Farida, V. H. (2005). Menggunakan Peralatan Kantor. Bandung: Armico.
Fruehling, R. (1987). Electronic Office Procedures. USA: McGraw-Hill,Inc.
Jasmandi. (2007). Tuntunan Praktis Mengirim dan Menerima Fax Menggunakan Komputer. Yogyakarta: ANDI OFFSET.
Putro, W. (1999). Pengetahuan Mesin-Mesin Kantor. Yogyakarta: Adicita Karya Nusa.
Suparmin, P. H. (2008). Modul Administrasi Perkantoran 2. Surakarta: Mediatama.
Zain, N. (2012, November 2). Mesin Pengganda. Retrieved Juni 20, 2015, from Edukasi.net: http://idkf.bogor.net/yuesbi/e-DU.KU/edukasi.net/SMK/Sekretaris/Mesin.Pengganda/tim.html




Tidak ada komentar:

Posting Komentar